5 Cara Mendidik Anak Menjadi Dewasa

Mendidik Anak Menjadi Dewasa

Mendidik Anak Menjadi Dewasa

Meskipun setiap orang tua memiliki teknik mereka sendiri dalam melatih anak-anak mereka, dalam artikel ini kami akan membahas beberapa saran yang dapat digunakan semua orang tua untuk secara bertahap mengajar anak-anak mereka menjadi dewasa. Itu karena kita tidak bisa selalu ada untuk anak-anak kita, dan akan ada saat-saat ketika mereka perlu mandiri dan menyelesaikan semuanya sendiri. Apa saja petunjuknya? Perhatikan lima contoh berikut.

Menyuruhnya untuk menjaga adiknya

Nasihat pertama adalah meminta bantuannya dalam merawat atau merawat saudara perempuannya. Selain untuk mempererat ikatan saudara di antara keduanya, strategi ini diakui sangat membantu dalam melatih anak-anak menjadi dewasa karena dapat memotivasi anak untuk berusaha menjadi pribadi yang dapat dipercaya. Baik untuk saudara perempuannya maupun untuk orang tuanya, terus terang.

Instruksikan anak dengan cara yang tepat untuk memecahkan masalah

Ketika seorang anak menghadapi tantangan, orang tua memiliki peran penting untuk dimainkan dalam membantu anak-anak mereka dalam memecahkan situasi. Karena dia akan belajar dari apa yang diajarkan orang tuanya dan mengamalkannya jika dia memiliki tantangan di masa depan. Akibatnya, ia secara bertahap belajar untuk lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada orang tuanya.

Jangan mengekang anak

Nasihat berikutnya bagi orang tua yang ingin membesarkan anak-anak mereka menjadi dewasa adalah menghindari mengekang mereka. Tidak perlu jauh-jauh, melainkan membiarkan anak mengeksplorasi dan mencoba hal-hal baru untuk memperluas pengetahuannya sendiri, sementara orang tua hanya bisa mengamati dari kejauhan.

Menanyakan tentang pikiran dan perasaannya sebelum mengambil keputusan

Nasihat kedua adalah mencari masukannya pada setiap dan semua keputusan atau pilihan yang Anda buat. Ini memerlukan banyak dialog antara anak dan orang tua, di mana anak diberi kesempatan untuk membuat keputusan setelah berkonsultasi dengan orang tua. Selain itu, anak muda belajar bagaimana dia harus bertanggung jawab penuh atas semua penilaian dan pilihannya dengan cara ini.

Memberikan nasihat jika dia melakukan kesalahan dan menahan diri untuk tidak langsung menghakimi

Saran terakhir dan paling penting adalah menghindari menghakimi anak Anda ketika dia melakukan kesalahan dan sebagai gantinya membimbingnya ke arah yang benar. Memiliki sikap menghakimi terhadap anak Anda adalah kontraproduktif jika Anda ingin anak Anda secara bertahap belajar berfungsi sebagai orang dewasa.

Beri tahu dia tentang apa yang baik dan salah, dan kemudian analisis tindakannya bersama untuk menentukan apakah itu hal yang pantas untuk dilakukan atau tidak. Dalam pendekatan ini, anak muda dapat belajar dari kesalahannya dan memahami mengapa dia tidak terlalu pandai dalam sesuatu.

Itulah beberapa saran yang dianggap sangat bermanfaat bagi orang tua yang sedang berusaha mengajari anak-anaknya menjadi dewasa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *